cara membuat surat izin sekolah smp karena sakit
Cara Membuat Surat Izin Sekolah SMP Karena Sakit: Panduan Lengkap dan Contoh
Ketika seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sakit dan tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar, surat izin sakit menjadi dokumen penting. Surat ini berfungsi sebagai pemberitahuan resmi kepada pihak sekolah mengenai ketidakhadiran siswa, sekaligus memberikan alasan yang sah. Membuat surat izin sakit yang baik dan benar bukan hanya soal formalitas, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap pendidikan. Artikel ini akan membahas secara detail cara membuat surat izin sakit SMP yang efektif, lengkap dengan contoh dan tips penting.
Struktur Surat Izin Sakit yang Ideal
Setiap surat izin sakit, termasuk untuk siswa SMP, sebaiknya mengikuti struktur standar agar mudah dipahami dan diterima oleh pihak sekolah. Struktur ini meliputi:
- Identitas Penerima: Bagian ini mencantumkan informasi lengkap mengenai pihak yang dituju, yaitu sekolah atau guru wali kelas.
- Identitas Pengirim: Informasi lengkap mengenai siswa yang bersangkutan, termasuk nama lengkap, kelas, dan nomor induk siswa (NIS).
- Tanggal Pembuatan Surat: Tanggal surat dibuat, yang menunjukkan kapan surat tersebut dikirimkan.
- Salam Pembukaan: Salam pembukaan yang sopan dan formal.
- Isi surat: Bagian inti yang menjelaskan alasan ketidakhadiran siswa, yaitu sakit.
- Durasi Izin: Menyebutkan berapa lama siswa akan izin karena sakit.
- Lampiran (Jika Ada): Melampirkan surat keterangan dokter jika diperlukan.
- Salam Penutup: Ucapan salam penutup yang sopan.
- Tanda Tangan dan Nama Jelas Orang Tua/Wali: Tanda tangan dan nama jelas orang tua atau wali sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Langkah-Langkah Detail Membuat Surat Izin Sakit SMP
Mari kita uraikan setiap bagian surat izin sakit secara detail:
1. Identitas Penerima:
-
Tuliskan nama lengkap sekolah: Pastikan nama sekolah ditulis dengan benar dan lengkap, termasuk SMP Negeri/Swasta dan nomor sekolah (jika ada). Contoh: “SMP Negeri 1 Bandung”.
-
Alamat sekolah: Cantumkan alamat lengkap sekolah agar surat sampai ke tujuan yang tepat.
-
Tuliskan “Yth.” (Yang Terhormat): Awali dengan sapaan “Yth.” sebagai bentuk penghormatan.
-
Departemen penerima: Tuliskan jabatan penerima surat, seperti “Bapak/Ibu Wali Kelas [Nama Kelas]”. Contoh: “Bapak/Ibu Wali Kelas VII-A”. Jika tidak mengetahui nama wali kelas, cukup tulis “Bapak/Ibu Guru Wali Kelas VII”.
-
Contoh Lengkap:
Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas VII-A SMP Negeri 1 Bandung Jalan Ganesha No. 10 Bandung
2. Identitas Pengirim:
-
Nama Lengkap Siswa: Tuliskan nama lengkap siswa sesuai dengan yang tertera di kartu pelajar atau rapor.
-
Kelas: Sebutkan kelas siswa secara jelas, misalnya “Kelas VII-A”.
-
Nomor Induk Siswa (NIS): Tuliskan NIS siswa dengan benar. NIS merupakan identitas unik siswa di sekolah.
-
Contoh Lengkap:
Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama: Muhammad Ali Kelas: VII-A NIS: 12345
3. Tanggal Pembuatan Surat:
- Format Tanggal: Gunakan format tanggal yang umum, misalnya “Bandung, 26 Oktober 2023”. Pastikan tanggal sesuai dengan hari surat tersebut dibuat.
4. Salam Pembukaan:
- Membuka Opsi Ucapan: Gunakan sapaan pembuka yang sopan dan formal, misalnya “Hormat kami” atau “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh”.
- Konsistensi: Pilih salah satu dan gunakan secara konsisten dalam setiap surat izin.
5. Isi Surat:
-
Pernyataan Izin: Awali dengan pernyataan bahwa siswa yang bersangkutan izin tidak masuk sekolah. Contoh: “Dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya, [Nama Siswa]tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari ini, [Tanggal]karena sakit.”
-
Alasan Sakit: Jelaskan secara singkat alasan sakitnya. Hindari detail yang berlebihan, cukup sebutkan gejala umum seperti demam, sakit kepala, atau batuk pilek. Contoh: “Anak saya mengalami demam dan sakit kepala.”
-
Kejujuran: Jujurlah tentang alasan rasa sakitnya. Jangan mengada-ada atau melebih-lebihkan.
-
Contoh Lengkap:
Dengan hormat, Dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya, Muhammad Ali, tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari ini, 26 Oktober 2023, karena sakit. Anak saya mengalami demam dan sakit kepala.
6. Durasi Izin:
-
Sebutkan Tanggal: Tuliskan tanggal mulai dan berakhirnya izin sakit. Jika hanya satu hari, sebutkan tanggal tersebut. Jika lebih dari satu hari, sebutkan rentang tanggalnya. Contoh: “Saya mohon izin selama 2 hari, yaitu tanggal 26-27 Oktober 2023.”
-
Antisipasi: Jika belum yakin berapa lama izin yang dibutuhkan, berikan perkiraan dan tambahkan kalimat “hingga kondisi membaik”.
-
Contoh Lengkap:
Saya mohon izin selama 1 hari, yaitu tanggal 26 Oktober 2023.
7. Lampiran (Jika Ada):
- Surat Keterangan Dokter: Jika siswa sakit parah dan membutuhkan perawatan dokter, lampirkan surat keterangan dokter sebagai bukti pendukung.
- Deskripsi Lainnya: Lampiran lain mungkin diperlukan tergantung kebijakan sekolah.
- Sebutkan Lampiran: Jika ada lampiran, sebutkan di dalam surat. Contoh: “Sebagai bukti, saya lampirkan surat keterangan dokter.”
8. Salam Penutup:
- Menutup Opsi Ucapan: Gunakan sapaan penutup yang sopan, seperti “Salam saya” atau “Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh”. Sesuaikan dengan ucapan pembuka yang digunakan.
- Ucapan Terima Kasih: Tambahkan ucapan terima kasih atas perhatian pihak sekolah. Contoh: “Atas perhatian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.”
9. Tanda Tangan dan Nama Jelas Orang Tua/Wali:
- Tanda Tangan: Orang tua atau wali siswa harus menandatangani surat izin.
- Nama Jelas: Tuliskan nama jelas orang tua atau wali di bawah tanda tangan. Hal ini penting untuk memastikan keabsahan surat.
- Hubungan dengan Siswa: Sebaiknya cantumkan hubungan dengan siswa, misalnya “Orang Tua” atau “Wali”.
Contoh Surat Izin Sakit SMP Lengkap:
Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas VII-A
SMP Negeri 1 Bandung
Jalan Ganesha No. 10
Bandung
Bandung, 26 Oktober 2023
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Muhammad Ali
Kelas: VII-A
NIS: 12345
Dengan hormat,
Dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya, Muhammad Ali, tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari ini, 26 Oktober 2023, karena sakit. Anak saya mengalami demam dan sakit kepala.
Saya mohon izin selama 1 hari, yaitu tanggal 26 Oktober 2023.
Atas perhatian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.
Hormat saya,
[Tanda Tangan]
Budi Santoso
Orang Tua
Tips Tambahan untuk Surat Izin Sakit yang Efektif:
- Tulis Tangan atau Ketik: Surat izin bisa ditulis tangan atau diketik. Jika ditulis tangan, pastikan tulisannya rapi dan mudah dibaca. Jika diketik, gunakan font yang formal dan mudah dibaca.
- Bahasa Sopan: Gunakan bahasa yang sopan dan formal dalam seluruh surat. Hindari penggunaan bahasa gaul atau bahasa informal.
- Kirim Tepat Waktu: Kirimkan surat izin sesegera mungkin setelah siswa sakit, idealnya pada hari yang sama. Jika tidak memungkinkan, kirimkan keesokan harinya.
- Komunikasi Tambahan: Selain surat izin, sebaiknya hubungi wali kelas melalui telepon atau pesan singkat untuk memberitahukan kondisi siswa.
- Simpan Salinan: Simpan salinan izin tersebut sebagai bukti jika diperlukan di kemudian hari.
- Perhatikan Kebijakan Sekolah: Setiap sekolah mungkin memiliki kebijakan yang berbeda mengenai surat izin. Perhatikan kebijakan sekolah dan ikuti petunjuk yang diberikan.
- Konsultasi: Jika ragu, konsultasikan dengan guru atau staf administrasi sekolah mengenai format dan persyaratan surat izin.
Dengan mengikuti panduan lengkap ini, Anda dapat membuat surat izin sakit SMP yang efektif dan sesuai dengan standar yang berlaku. Surat izin

